Senin, 22 Oktober 2012
jurnal 3
3. MENANGGULANGI KEMISKINAN DI KOTA CILEGON
Mubyarto
Nopember - 2003
TEMA
Rakyat dan Kemiskinan
LATAR BELAKANG MASALAH :
FENOMENA
penduduk yang miskin yang belum memperoleh tingkat kesejahteraan yang “manusiawi” dan masyarakat yang belum memperoleh keadilan sosial.
RISET PENELITIAN
Kota Cilegon adalah kota industri sehingga 64% PDRB disumbang oleh sektor industri pengolahan yang didukung oleh sektor perdagangan, hotel, dan restoran (11,1%) dan listrik, gas, dan air minum (10,2%). Ketiga sektor ini saja sudah menyumbang 85,3% dari total PDRB. Sektor listrik yang mendukung langsung industri pengolahan meningkat 37% per tahun (1999-2001).
MOTIVASI PENELITIAN
-Mengurangi Kemiskinan penduduk
-Memajukan sektor ekonomi pertanian, pertambangan, dan penggalian
Industri, Listrik Gas dan Air Minum
MASALAH
Terbukti PDRB per kapita tidak dapat dijadikan ukuran kemakmuran penduduknya karena harus diketahui bagaimana pembagian PDRB atau pendapatan regional dibagi kepada penduduknya.
TUJUAN PENELITIAN
Memajukan dan mengembangkan pembedayaan masyarakat cilegon
METODELOGI
Bertujuan menjadikan Cilegon sebagai daerah industri
DATA SAMPEL
Populasi masyarakat Cilegon
TAHAPAN PENELITIAN
pada tahun 1999, sektor keuangan non-bank hanya 27% dari total keuangan bank dan non-bank, pada tahun 2001 meningkat menjadi 98%. Secara keseluruhan peranan sumbangan sektor keuangan menurun dari Rp 47,3 milyar tahun 1999 menjadi hanya Rp 21,4 milyar tahun 2001 atau kurang dari separo. Sumbangan sektoral terbesar pada pertumbuhan PDRB adalah sektor listrik, gas, dan air minum (22%), sedangkan sektor keuangan, persewaan, dan jasa perusahaan –3,1%.
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar